twitter

Tampilkan postingan dengan label Galaksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Galaksi. Tampilkan semua postingan

Venus
-diarfreezy.blogspot.com-
INILAH.COM, Jakarta – Meski planet kedua di tata surya ini memiliki nama serupa dewi cinta Roma namun planet ini tak penuh cinta. Untuk permulaan, permukaan planet ini mencapai 900 derajat Fahrenheit.

Baca Selengkapnya..... diaR.fReeZy: Galaksi


WASHINGTON - Ilmuwan NASA melalui Solar Terrestrial RElations Observatory (STEREO) telah menemukan 122 bintang kembar yang cahayanya sudah memudar, serta mengamati ratusan bintang lainnya.

Baca Selengkapnya..... diaR.fReeZy: Galaksi


CALIFORNIA - Sebuah penelitian terbaru menyatakan bahwa kemungkinan bintang yang memiliki planet menyerupai Bumi di galaksi Bima Sakti cukup banyak, yakni antara 1 di antara 37 planet.

Baca Selengkapnya..... diaR.fReeZy: Galaksi


COLORADO - Seorang profesor mengatakan bahwa jilatan api Matahari terbesar terjadi dalam sebuah badai angkasa terbesar pada 15 Februari silam, setidaknya dalam waktu empat tahun terakhir dan telah mengganggu beberapa jalur komunikasi di Bumi.

Baca Selengkapnya..... diaR.fReeZy: Galaksi


WASHINGTON - Sejumlah ilmuwan melakukan sensus planet untuk pertama kalinya dan memperkirakan bahwa galaksi Bima Sakti memiliki setidaknya 50 miliar planet.

Baca Selengkapnya..... diaR.fReeZy: Galaksi


LONDON - Tahun ini, bumi bisa saja memiliki matahari kedua selama satu hingga dua pekan. Fenomena supernova itu akan terjadi ketika salah satu bintang paling terang di langit, Betelgeuse, meledak.
Seperti dilansir Daily Mail, Sabtu (22/1/2011), usia Betelgeuse, yang merupakan bagian dari konstelasi Orion (640 tahun dari bumi), akan segera berakhir. Disinyalir, bintang raksasa merah itu bakal meledak, dalam kurun tahun ini.
Ketika itu terjadi, peristiwa itu disebut-sebut akan menjadi ‘pertunjukan cahaya’ paling spektakuler bumi terbentuk. Begitu terangnya cahaya akibat supernova, bumi seolah-olah memiliki dua matahari, dimana langit malam juga akan terang seperti siang hari.
Meski begitu, para peneliti belum berani memastikan kapan tepatnya Betelgeuse meledak.
Pengajar fisika senior di Universitas Southern Queensland Australia, Brad Carter, mengklaim, ledakan itu bisa saja terjadi sebelum 2011 berakhir. Namun, mungkin saja Betelgeuse baru akan meledak pada tahun-tahun mendatang.
"Bintang tua ini sudah kehilangan ‘bahan bakar’ yang memungkinkannya tetap bersinar. Ketika bahan bakar ini habis, bintang akan mati dengan sendirinya dan itu akan terjadi sangat cepat," jelas Carter.
"Ini adalah peristiwa terakhir yang akan dialami bintang. Ketika bintang meledak, kita akan melihat cahaya yang sangat terang untuk beberapa pekan. Kemudian, dalam kurun beberapa bulan ke depan, cahaya itu mulai memudar dan pada akhirnya akan sulit dilihat," pungkasnya.

Baca Selengkapnya..... diaR.fReeZy: Galaksi


WASHINGTON - Sebuah asteroid berukuran mobil akan mendekat melintasi Bumi pada hari Rabu (9/2).

Baca Selengkapnya..... diaR.fReeZy: Galaksi

CALIFORNIA - Pluto, yang dulu dianggap sebagai planet di tata surya kita, diyakini memiliki lautan di bawah permukaan esnya. Pasalnya panas radioaktif memiliki kemungkinan telah memanaskan inti dari Pluto. Demikian menurut sebuah penelitian terbaru.

Baca Selengkapnya..... diaR.fReeZy: Galaksi


Komet Hartley 2 lewat dengan jarak sekitar 11 juta mil (17,7 juta km) dari Bumi pada pukul 3 sore (1900 GMT) hari ini. Jarak tersebut lebih dekat dari jarak Bumi ke Matahari (sekitar 93 juta mil atau 150 juta km). Demikian seperti yang dikutip dari Space.com, Kamis (21/10/2010).

Baca Selengkapnya..... diaR.fReeZy: Galaksi

WASHINGTON - Para ilmuwan mengatakan bahwa kurangnya aktifitas matahari menyebabkan salah satu lapisan teratas atmosfir menyusut.

Meski terdengar agak sedikit menakutkan tapi sebenarnya ini adalah kabar yang baik untuk satelit-satelit angkasa kita. Paslanya gas-gas dari radiasi sinar matahari tersebut memperpendek usia satelit. Fenomena kurangnya aktifitas matahari ini membuat umur satelit bertahan menjadi lebih lama, seperti yang dikutip dari Straits Times, Jumat (27/8/2010).

Selain itu, fenomena ini juga ada sisi buruknya yakni makin bertambah banyak saja sampah-sampah di luar angkasa.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal American Geophysical Union, energi matahari berkurang sepanjang periode tahun 2007 sampai 2009. Selama periode tersebut, lapisan atmosfir teratas bernama thermosphere, yang berada di ketinggian 90 kilometer sampai 480 kilometer di atas Bumi, menjadi dingin dan menciut.

Kurangnya aktifitas matahari yang menyebabkan menyusutnya thermosphere ini adalah kontraksi terbesar dalam kurun waktu 43 tahun terakhir.


Baca Selengkapnya..... diaR.fReeZy: Galaksi


VIVAnews -- Badan antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan temuan baru yang dihasilkan satelit Kepler, Kamis 26 Agustus 2010.
Kepler menemukan kelompok planet alien, planet-planet yang tak pernah dilihat sebelumnya itu mengelilingi sebuah bintang -- seperti planet dalam tata surya yang mengelilingi Matahari. Temuan itu dinamakan sistem Kepler 9.

Baca Selengkapnya..... diaR.fReeZy: Galaksi


LONDON - Ditemukan sebuah sistem tata surya baru yang berisi tujuh planet dengan jarak 127 tahun cahaya dari Bumi. Sistem tata surya ini dipercaya oleh para ilmuwan sebagai yang terbesar sesudah matahari.

Baca Selengkapnya..... diaR.fReeZy: Galaksi